Saturday, 9 May 2015

Menangkap Burung Ruak Ruak/Ayam Ayam Menggunakan Pancing

Pojokshare.com- Pada postingan terdahulu, pojokshare telah membeberkan mengenai Cara Menangkap Burung Ruak Ruak Menggunakan Suara Tiruan Berasal Dari Rekaman Handphone  . Untuk postingan kali ini pojokshare kembali membeberkan tentang tata cara menangkap burung ruak ruak atau burung ayam ayam, namun dengan metode yang berbeda dan tidak biasa digunakan ketika menangkap burung. Pada metode kali ini akan dijelaskan mengenai cara menangkap burung ruak ruak /ayam ayam menggunakan kail pancing. Metode ini cukup ampuh, dan beberapa orang di kota penulis menggunakan cara ini untuk menangkap burung ruak-ruak.
Burung ruak-ruak/ ayam ayam memiliki habitat di daratan bersemak dan berair seperti daerah payau, semak-semak, sawah, hutan gambut dan lain-lain. Populasinya yang tergolong tinggi membuat burung jenis ini mudah di temukan di seluruh indonesia. Burung ruak ruak biasa diburu untuk keperluan konsumsi dan sebagai hewan peliharaan. Mungkin tidak banyak orang yang pernah mencicipi lezatnya burung jenis ini. Burung ruak ruak memiliki tekstur daging layaknya seperti ayam kampung.

Burung ruak-ruak masuk ke air untuk mencari makan
Burung ruak ruak masuk ke piring untuk dimakan :D
Burung ruak ruak yang didapat menggunakan pancingan biasanya tidak bertahan hidup lama sampai berhari-hari. Untuk itu bila tujuan penangkapan burung ini dimaksudkan untuk hewan peliharaan maka jangan gunakan cara ini. Tetapi bila penangkapan bertujuan untuk konsumsi, cara ini dapat menjadi pilihan.

BAHAN :
  1. Senar Pancing
  2. Kail Pancing ukuran kecil (kail ukuran kecil dipilih untuk menyesuaikan dengan mulut burung yang juga kecil)
  3. Bambu/kayu sebagai stick pancing
  4. Belalang sebagai umpan
Proses Memancing Burung
  • Ikatkan senar secukupnya ke kail pancing dan stick pancing layaknya seperti anda memancing ikan.
  • Pasangkan belalang sebagai umpan, ukuran belalang sedang dan jangan terlalu besar.
  • Tempatkan pancing di area atau jalur yang mungkin di lalui burung, seperti di area sawah di antara pohon padi. (alangkah baiknya sebelum meletakkan pancing, anda melakukan pengintaian terlebih dahulu. sehingga di ketahui jalur mana yang sering di lalui burung)
  • Ketika meletakkan kail pancing yang telah di pasang umpan berupa belalang, posisi kail jangan tergeletak di tanah. Hal ini dimaksudkan untuk menghidari belalang di kerumuni semut.
  • Letakkan kail pancing yang berisi umpan sedikit menggantung di sela-sela pohon padi atau semak-semak, kira-kira posisi kail pancing berada 5 cm diatas tanah.
  • Jika dibutuhkan, pasanglah kerincingan yang biasa digunakan orang untuk memancing (biasanya tersedia di toko-toko pancing), penggunaan kerincingan ini untuk menandai apabila umpan telah di sambar burung. Kerincingan pancing biasanya akan mengeluarkan suara keras sehingga anda mengetahui ketika burung telah menyambar umpan.
    contoh kerincingan untuk memancing

0 komentar:

Post a Comment

Untuk Berkomentar Tanpa Login, Silahkan Pilih "Anonymous" Pada Comment As Dibawah.
Komentar Akan Tampil Setelah Mendapatkan Persetujuan Admin.