Saturday, 21 March 2015

Tips Bermain Layang Layang

Layang-Layang atau yang biasa juga disebut layangan  merupakan salah satu permainan tradisional yang sampai saat ini masih sering dimainkan oleh masyarakat indonesia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Meskipun zaman semakin modern dan muncul banyak jenis-jenis permainan dengan sentuhan teknologi maju, tetap saja layangan mendapatkan tempat sendiri dihati para penggemarnya. Karena memang bermain layang-layang mampu memberi sensasi dan kepuasan serta kepuasan tersendiri bagi pemainnya. Apa lagi disaat layangan yang di miliki mampu menjadi jawara di langit dan mampu membersihkan atau menyingkirkan layangan lain saat di adu.
Layangan atau layang layang terbagi menjadi dua, ada layangan hias dan ada juga layangan biasa, dimana layangan ini paling banyak digunakan untuk di adu atau dalam bahasa daerah saya pecian. Harga layanganan ini berkisar Rp 1.000 hingga Rp 5.000 untuk ukuran besar.
Untuk anda yang hobi mengadu layangan atau pecian, simak tips dan trik berikut:



  • Dimulai dari pemilihan layangan, usahakan memilih layangan dengan tulang bambu yang besar dan tidak tipis. Hal ini dapat memperngaruhi permainan anda,karena tulang atau bambu yang besar mampu memberikan efek berat terhadap layangan pada saat di terbangkan, sehingga sensasi bermain lebih terasa.



  • Pilih Senar atau gelasan yang tajam dan tidak terlalu rapuh,biasanya berkisaran harga Rp 10.000, semakin mahal semakin baik.  Merek-merek gelasan yang cukup terkenal antara lain Cangklong, panther dan semut.



  • Pilihlah penggulung benang yang tidak terlalu kecil, biasanya berasal dari kaleng-kaleng bekas. Alangkah lebih baik penggulung yang berasal dari kaleng dilapisi atau di balut dengan koran sehingga benang terhindar dari karat yang berasal dari kaleng.



  • Untuk menghindari jari-jari tangan terluka akibat tajamnya senar/gelasan pergunakanlah kain untuk membalut tangan, sarung tangan atau handsaplas.

Setelah semua bahan siap, sekarang masuk kepembahasan tentang tehnik melakukan adu layangan. Untuk tehnik adu layang-layang terbagi beberapa cara, yaitu : teknik ulur, teknik tarik

Teknik Ulur Senar

Teknik ini biasa digunakan di saat angin dalam kondisi berhembus kencang. Pada saat melakukan teknik ini usahakan layangan anda berada pada posisi diatas layangan musuh atau menimpa benang musung. Setelah berhasil menimpa Senar atau benang musuh, ulur benang dan tunggu layangan musuhpun akan  putus (jangan berhenti mengulur sebelum layangan musuh putus, mengulur senar dapat dilakukan secara cepat atau perlahan demi perlahan).






Teknik Tarik

Teknik ini biasa digunakan pada saat kondisi angin antara ada dan tiada. Artinya angin berhembus sangat pelan dan tidak dimungkinkan untuk melakukan teknik ulur. Bila melakukan teknik ini, usahakan posisi layangan lebih tinggi dari layangan musuh. Jika menggunakan teknik ulur layangan anda diharuskan berada diatas, untuk teknik tarik, layangan anda harus berada pada posisi di bawah. cara nya: Menukiklah serendah mungkin sampai posisi layangan berada dibawah layangan musuh, lalu tarik secepat mungkin (jika perlu, menariklah sambil berjalan mundur sehingga senar yang ditarik lebih banyak dan cepat)




10 comments:

  1. Kalo pake silet emang gak kena tangan gan?

    ReplyDelete
  2. Saya jg pernah menggunakan silet..slma ini aman2 saja.
    Namun ttp harus waspada

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. iya itu sudah saya hapus tentang cara penggunaan silet...
      sebenarnya sudah lama saya ingin menghapus tentang tehnik itu, karena klo di pikir2 cukup bahaya apalagi jika bermain layang2 di pinggir jalan. Takutnya terkena pengguna jalan

      Delete
  4. Gan gimana ya cara ngalahin benang musuh,saya layangannya berada di selatan namun musuh di utara,nah musuh menggunakan teknik babat/tarik,nah cara mengalahkan nya gimana?
    Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. terkadang sangat sulit mengalahkan pemain yang menggunakan tehnik tarik khususnya dalam kondisi angin bertiup lamban (antara ada dan tiada)

      namun teman saya pernah berhasil mengalahkan tehnik babat/tarik walaupun angin sedang bertiup lamban, yaitu dgg cara sama2 pakai tehnik tarik (tarik vs tarik).

      pada saat itu musuh berada di posisi belakang kami (mengulur). Saat layangan musuh mulai membabat/menarik dari arah bawah (mencungkil), maka lawan dengan cara menukik layangan ke bawah secara cepat.

      jadi poisinya, layangan musuh ke atas, layangan anda ke bawah. tapi ingat tarik secara cepat.

      Delete
    2. saat benang kedua layangan bertemu, maka dapat di pastikan salah satu layangan akan putus.

      Delete
    3. Ah ribet.
      Posisikan layangan anda jangan ke arah atas atau bawah

      Delete
  5. thx gan infonya. didaerah sy lg musim layangan, jd apa salahnya mengulang masa kecil.?

    ReplyDelete

Untuk Berkomentar Tanpa Login, Silahkan Pilih "Anonymous" Pada Comment As Dibawah.
Komentar Akan Tampil Setelah Mendapatkan Persetujuan Admin.